OpenAlex · Aktualisierung stündlich · Letzte Aktualisierung: 16.05.2026, 14:43

Dies ist eine Übersichtsseite mit Metadaten zu dieser wissenschaftlichen Arbeit. Der vollständige Artikel ist beim Verlag verfügbar.

HUBUNGAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP POLA PIKIR KRITIS MAHASISWA PROFESI NERS

2026·0 Zitationen·Jurnal Kesehatan TambusaiOpen Access
Volltext beim Verlag öffnen

0

Zitationen

4

Autoren

2026

Jahr

Abstract

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah mengubah paradigma pendidikan tinggi, termasuk profesi keperawatan. Meskipun AI menawarkan efisiensi dalam penyelesaian tugas akademik, ketergantungan yang berlebihan dikhawatirkan dapat menurunkan ketajaman pola pikir kritis yang merupakan kompetensi inti seorang perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap pola pikir kritis pada mahasiswa profesi Ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi cross-sectional. Penelitian dilakukan dari tanggal 31 Desember 2025- 24 Januari 2026 di Institit Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa profesi Ners sebanyak 188 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner penggunaan AI (20 item) dan pola pikir kritis (20 item) oleh Sela Anggraini yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Penggunaan AI sebagian besar berada pada kategori Cukup Baik (51,6%) dan pola pikir kritis berada pada kategori Baik (53,2%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value 0,001 (p < 0,05). Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap pola pikir kritis mahasiswa profesi Ners. Mahasiswa yang menggunakan AI secara bijak cenderung memiliki pola pikir kritis yang lebih terasah melalui proses evaluasi dan validasi informasi. Institusi diharapkan dapat mengintegrasikan literasi AI dalam kurikulum untuk mendukung kompetensi kritis mahasiswa.

Ähnliche Arbeiten

Autoren

Institutionen

Themen

Artificial Intelligence in Healthcare and EducationE-Learning and COVID-19Clinical Reasoning and Diagnostic Skills
Volltext beim Verlag öffnen